September 25, 2012

Untuk Iqbal


Untuk Iqbal,
Kami rindu kamu, Bal
Sudah lama nian tak bersua
Menertawakan hal sederhana
Bersama tawa mu membahana

Maaf,
Kami belum sempat bertemu lagi
Tiap tahun, Bal
Sesungguhnya, kami menanti
Waktu kita kembali
Namun, sayang
Teralu banyak keegoisan atas nama prioritas
Mengalahkan silaturahmi

Maaf, Iqbal
Kami baru datang ke rumah mu,
Sekarang
Mengantarmu terakhir kalinya
Menghadap Sang Pencipta


Semoga kamu tenang disana, tetap tertawa,
Dengan siapapun, apapun, yang membuatmu
Bahagia

Januari 1, 2012

No comments:

Post a Comment